Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Melonjak Ditengah Pelemahan Dolar, Meningkatnya Tensi Rusia-Ukraina
Tuesday, 19 November 2024 06:19 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas melonjak pada hari Senin (18/11), setelah enam hari mengalami penurunan, karena lonjakan dolar AS terhenti dan meningkatnya ketidakpastian atas konflik Rusia-Ukraina yang memicu kembali permintaan safe haven.

Harga emas spot melonjak 1,8% menjadi $2.608,19 per ons pada pukul 01:44 p.m. ET (1844 GMT), menjauh dari level terendah dua bulan pada hari Kamis. Harga emas berjangka AS ditutup naik 1,7% pada $2.614,60.

Emas, yang dianggap sebagai investasi yang aman selama kekacauan ekonomi dan geopolitik, membukukan penurunan mingguan tertajam dalam lebih dari tiga tahun minggu lalu karena tarif yang diusulkan Presiden terpilih Trump dipandang sebagai pendorong potensial inflasi, yang dapat mendorong Fed untuk memperlambat laju pemotongan suku bunganya.

Hal ini pada gilirannya mendorong indeks dolar untuk diperdagangkan pada level tertinggi satu tahun pada hari Kamis. Namun, dolar AS turun 0,4% pada hari Senin setelah naik 1,6% minggu lalu. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan melakukan pemotongan suku bunga ketiga pada bulan Desember, meskipun data terbaru menunjukkan kemajuan dalam mengembalikan inflasi ke target 2% telah terhenti. Setidaknya tujuh pejabat Fed dijadwalkan untuk berbicara minggu ini.

Suku bunga yang lebih tinggi, yang membuat aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas kurang menarik, dapat semakin menekan logam tersebut.

Perak spot naik 2,8% menjadi $31,05 per ons, platinum naik 2,8% menjadi $964,87 dan paladium naik 5,3% menjadi $1.001,29. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS